Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label santai

Panen

Beberapa hari ini klo di pandang rumahku terasa lain, coz banyak jagung numpuk diteras ...hehe panen nih ceritanya. Alhamdulillah bs buat pakan ayam (halah..aslinya sih di makan sendiri...kwkwkwkw). So tiap pagi sblm mo berangkat kerja kadang2 bantuin bunda jemur -sekali lagi kadang2...hehe-. Sayangnya pas Hari H panen ga ikut manen langsung coz sedang di beri karunia sakit.hmm....swear pengen banget ngikut memanen, coz nanamnya bukan di sawah or ladang tapi di hutan (ladang bukaan), so tempatnya ajib banget. Apalagi klo waktu makan rame2 sama pekerjanya wuih...manteb banget!, walopun hanya sekedar dengan lauk kerupuk, sambal plus ikan asin...trus nasinya nasi jagung, beuh seperti ga ada rasa kenyang (apalagi klo da cumi2nya...wew..-cumimania!boleh banget klo da yg mo paketin!!-).hehe Cukup jauh juga tempatnya dr rumah mungkin sekitar 6-7 Km.Sedikit cerita,7 tahun yg lalu hutan yg biasa di manfaatkan masyarakat sangat mengenaskan, gundul pacul!. Tak dapat di hindari, pastilah terjadi b...

Sejenak

Dah semingguann lebih ga jenguk apalagi posting blog,emang tujuanny pengen "puasa" sejenak,cari suasana lain. Tiap hari liat mbah gogle trnyata bs bikin jenuh jg. Tujuan lain adalah nyoba ngekang "nafsu online" yg ckp tinggi jg. Ga pake pc,hp pun jadi.Hahaha Dalam masa "nyepi" bbrp hari ini,pengennya refresh otak,tubuh,hati,ruh dan alhamdulilah bs tercapai walaupun dg cara yg ga aku inginkan. Sapa juga yg mau sakit,apel rasanya msh manis koq pengen sakit.Tapi mau ga mau namanya anugrah ya di trima. Yach hampir 6 hari kemarin kerjanya cuman tidur doank,mau apapun ada yg melayani (halah gaya banget). Ya iyalah coz mau lakukan sndiri ga mampu. Mohon maaf untuk sahabat2 yg dah berkunjung dan bercoment blm bs membalas kunjungan dan commentnya. Gatel jg sih pengen reply scptnya, sayangnya via phone gprsnya sering ga normal, maklumlah tinggal di pelosok alias ndeso keso. Jd klo hpku di buat modem,lemotnya minta ampun. Hmm...Ngomong mslh pelosok,ada sesuatu yg bik...

Mendaki Gunung - Menerjemahkan hidup

Sedikit sekali orang yang bisa memahami keadaan seseorang atau keadaan sekitarnya, jika ia tidak terjun langsung atau mengalami apa yang dirasakan seseorang dalam kehidupannya. Pencinta Alam atau biasa disebut PA, itulah yang pertama kali orang katakan saat melihat sekelompok orang – orang ini. Dengan ransel (karier) serat beban, topi rimba plus bandana, baju lapangan,celana yg punya banyak saku dan sepatu gunung , membuat mereka kelihatan anggun dan gagah. Hanya sebagian saja yang menatap mereka dengan mata berbinar menyiratkan kekaguman, sementara mayoritas lainnya lebih banyak menyumbangkan cibiran, bingung, bahkan kata2 sinis yang keluar dari mulut mereka, sambil berkata , “Ngapain cape – cape naik Gunung. Nyampe ke puncak, turun lagi…mana di sana dingin lagi, hi…!!!!!!!”, "huh kurang kerjaan!" dsb. Dan itu adalah "Salah besar!!" Tapi tengoklah ketika mereka memberanikan diri bersatu dengan alam dan dididik oleh alam. Peduli pada alam membuat siapapun akan lebih...

Ah, mosok Gusti Alloh ndeso.... gitu?

Sebuah tulisan menarik dari cak Nun (Emha Ainun Nadjib,udah lama juga di buatnya , tapi untuk saat ini sepertinya masih layak juga koq untuk direnungkan:). Suatu kali Emha Ainun Nadjib ditodong pertanyaan beruntun. "Cak Nun," kata sang penanya, "misalnya pada waktu bersamaan tiba-tiba sampeyan menghadapi tiga pilihan, yang harus dipilih salah satu: pergi ke masjid untuk shalat Jumat, mengantar pacar berenang, atau mengantar tukang becak miskin ke rumah sakit akibat tabrak lari, mana yang sampeyan pilih?" Cak Nun menjawab lantang, "Ya nolong orang kecelakaan." "Tapi sampeyan kan dosa karena tidak sembahyang?" kejar si penanya. "Ah, mosok Allah ndeso gitu," jawab Cak Nun. "Kalau saya memilih shalat Jumat, itu namanya mau masuk surga tidak ngajak-ngajak," katanya lagi. "Dan lagi belum tentu Tuhan memasukkan ke surga orang yang memperlakukan sembahyang sebagai credit point pribadi". Bagi kita yang menjumpai orang yang ...

Cerita sore

Akhir2 ini kenapa y...muales jenguk blog,apalagi posting keenakan chating di Nimbuzz kalee (paling2 yang di PV ce doank),hayyuh luh...*kabuurrr* Yups,tadi sore asyik2nya nonton "telusur" di tvone,ada temen datang kerumah,biasalah ngajak ngobrol2 santai setelah isyak,sbnrny sih pengen lnjtn lihat acr tsbt cos agak lumayan menarik krn membahas seputar ijazah kilat yang dengan mudahnya dapat di peroleh tanpa susah payah menempuh jalur kuliah selama bertahun2. Hanya dalam tempo waktu 2-3 bulan sj dah dapet koq ijazah asli S1 sampe2 nilai IPKnya pun bs ditentuin sendiri,bahkan orang2 yang mempunyai "ijazah kilat" seperti ini banyak bekerja baik di instansi pemerintahan dan swasta.Trus yang bener2 utun kuliah di kemanain yach??Weh weh...Pantesan negara kita gbs berkembang lawong trnyt banyak orang2 bodoh yang jadi pemimpinnya... Apalagi banyak jg dr kalangan calon legislatif yang g lulus verifikasi krn terganjal hal yang sama. Calon wakil rakyat ijazahnya kilat??(hmm...ya...